MESKI TUMBANG, DONI TATA RAIH JUARA UMUM

Pebalap asal Sleman, Yogyakarta, Doni Tata Pradita, akhirnya sukses menjadi juara umum Trial Game Asphalt 2017 kategori  FFA, meski tumbang dalam seri terakhir yang digelar di halaman Stadiun Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Pada seri pamungkas ini Doni Tata Pradita hanya mampu berada di urutan lima besar di dua kelas FFA.

 

Malang – Sebanyak seratus dua puluh lima pebalap beradu cepat dalam seri terakhir Trial Game Asphalt yang digelar di halaman Stadiun Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada sabtu malam (16/12/2017) terbagi dalam sembilan kategori, pagelaran ini diikuti sejumlah pebalap nasional kenamaan, seperti Doni Tata Pradita, Gerry Salim ataupun Ivan Harry Nugroho.

 

Berada dalam satu kelas paling bergengsi, yakni kelas utama FFA 250 cc dan FFA 450 cc, ketiga pembalap ini saling menunjukkan keahliannya dalam memacu kuda besinya di sirkuit kanjuruhan Malang. Namun kondisi cuaca hujan membuat pebalap tidak mudah untuk menaklukan lintasan.

 

Bahkan, pada seri pamungkas ini, juara dua kali di seri sebelumnya Doni Tata harus puas naik di podium empat dengan mengumpulkan 36 poin. Doni Tata berada di belakang pebalap Raffi G Tangka, Farudila Adam dan Gerry Salim. Untuk kelas FFA 250 cc, nama Gerry Salim sukses menangi laga kali ini.

 

Kekalahan Doni Tata Pradita pada seri penentu ini karena terkendala cuaca hujan  dengan stok ban basah yang minim. Meski demikian, untuk juara umum pagelaran Trial Asphalt 2017 di kelas FFA ini tetap diraih pebalap asal Sleman, Doni Tata Pradita, karena pada 2 seri sebelumnya Doni Tata mampu meraih hasil terbaik.

 

“ Stok ban basah saya habis untuk Race di Purwokerto. Jadi saya terpaksa menggunakan ban kering pada seri kali ini. Cukup sulit memang, oleh karena itu saya berinisiatif untuk main aman saja.Saya targetnya memang berada di posisi lima besar dan itu sudah cukup untuk mengamankan posisi saya sebagai juara umum di trial game asphalt 2017”,ujar Doni Tata Pradita.

 

Trial Game Asphalt 2017 ini terbagi dalam sembilan kelas, tiga diantaranya merupakan kelas utama dan enam lainnya kelas pendukung. Diharapkan, pada tahun depan banyak bibit-bibit baru yang muncul dalam persaingan pagelaran kompetisi Trial Game Asphalt. (tp/in)






Comments are Closed