RATUSAN WARGA GELAR UNJUK RASA DAN DOA BERSAMA

 


Seperti juga di daerah-daerah lain di Jombang, Jawa Timur ratusan umat berbagai agama berunjuk rasa menolak pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui Yerussalem Ibu Kota Israel. Umat islam menggelar istighosah dan doa bersama agar Yerussalem tidak lepas dari Palestina.

Jombang – Unjuk rasa yang digelar aliansi masyarakat peduli Palestina, berlangsung di Bundaran Ringin Contong Jalan KH. Wahid Hasyim, Jombang. Unjuk rasa diikuti sekitar 800 lebih umat berbagai agama. Selain Islam sejumlah umat lain seperti Kristen bahkan Konghucu ikut berunjuk rasa. Acara ini juga dihadiri dandim dan Kapolres Jombang.

Diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, seluruh peserta aksi menjadi lebih bersatu padu dalam menyuarakan aspirasinya. Terutama saat meneriakkan yel-yel keindonesiaan dan pancasila serta palestina merdeka.

Selain aksi poster berbagai tulisan untuk keselamatan Yerussalem dari tangan Israel, unjuk rasa juga diwarnai dengan orasi dari sejumlah kyai. Para kyai menyatakan, membela rakyat Palestina menjadi kewajiban seluruh umat islam. Sehingga siapapun yang mendzalimi Palestina menjadi musuh bersama.

“ Dalam acara ini dilaksanakan istighotsah serta doa bersama. Para peserta dengan khusyuk mengikuti jalannya doa bersama. Sebelum unjuk rasa berakhir, dibacakan pernyataan sikap bersama yang diantaranya berisi penolakan terhadap pernyataan sepihak Donald Trum. Selanjutnya pernyataan sikap ditandatangani sebelum diserahkan kepada Kapolres Jombang untuk dilanjutkan kepada Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Surabaya “, ujar KH. Junaidi Hidayat.

Sedikitnya 42 organisasi masyarakat yang hadir dalam aksi ini. Diantaranya, NU, Muslimat NU, Muhammadiyah, LDII, GP Ansor dan FKUB. Selain itu GP Ansor dari daerah-daerah seperti Madiun, Blitar, Batu, Nganjuk dan Mojokerto juga tidak ketinggalan. Sehingga kepolisian menurunkan sekitar 750 personel dalam acara ini yang berasal dari Polres Jombang dan jajaran polres lainnya. (rs/in)






Comments are Closed