HEARING SEMPAT MEMANAS, DKS TOLAK PINDAH KE THR

Hearing  Komisi D bersama Dewan Kesenian Surabaya (DKS) berlangsung memanas. Puluhan seniman yang tergabung dalam Dewan Kesenian Surabaya, bersikeras menolak pembongkaran  Gedung Dewan Kesenian Surabaya meski  DPRD memberikan solusi agar para seniman berpindah ke Komplek Taman Hiburan Rakyat (THR). Para seniman tetap ingin melaksanakan kegiatan berkesenian di DKS yang berada diKompleks Balai Pemuda.

 

Surabaya – Lika liku rencana pembangunan Gedung DPRD Surabaya nampaknya belum juga usai. Setelah berpolemik terkait pembongkaran Masjid Assakinah, kini giliran Dewan Kesenian Surabaya (DKS) yang menolak direlokasi dari Komplek Balai Pemuda.

 

Hal tersebut terungkap saat puluhan seniman dari Dewan Kesenian Surabaya (DKS)shearing  bersama Komisi D DPRD Surabaya. Dalam hearing yang berlangsung memanas tersebut, para seniman enggan dipindahkan ke THR dan ingin tetap berada di Komplek Balai PPemuda sebagai oase budaya Kota Surabaya.

 

“ Rencana pemindahan kegiatan DKS ke THR bukan solusi karena rencana tersebut menciderai semangat perjuangan para seniman yang selama ini membangun citra Kota Surabaya sebagai Kota Pahlawan dan Budaya. Untuk itu paraseniman menolak jika harus berpindah dari balai pemuda yang mempunyai nilai sejarah bagi Kota Surabaya “, ungkap Chrisman hadi, Ketua DKS Surabaya.

 

Seperti diketahui DPRD Surabaya berencana melakukan perluasan gedung  baru. Gedung yang berlokasi di kawasan komplek balai pemuda ini membutuhkan lahan luas, sehingga harus merelokasi  gedung dks yang berada di kawasan tersebut. Namun rencana ini ditentang oleh para seniman Dewan Kesenian Surabaya (DKS). (na/in)






Comments are Closed