PGRI DESAK PEMERINTAH MENARIK BUKU IPS

PGRI Kota Madiun mendesak pemerintah untuk menarik peredaran buku pelajaran IPS untuk siswa kelas 6 sekolah dasar yang menuai kontroversi. PGRI juga mengimbau kepada guru kelas untuk sementara tidak mengajarkan materi pelajaran tersebut.

 

Madiun – Persatuan Guru Republik Indonesia Kota Madiun menyarankan buku IPS kelas 6 sd yang menimbulkan polemik ditarik. Hal ini dikhawatirkan, jika pemerintah tidak segera mengambil sikappermasalahan tersebut akan terus berkepanjangan.

 

“ Polemik buku IPS yang mengandung kontroversi tersebut tidak hanya ditemukan di Kota Madiun, tetapi juga daerah lain. Menindaklanjuti hal itu pihak kami sudah berkoordinasi dengan PGRI Provinsi Jawa Timur dan pengurus besar PGRI Pusat untuk mengusut dan mengklarifikasi penerbitan buku tersebut “, ungkapHariyadiKetua Persatuan Guru Republik Indonesia Kota Madiun.

 

Hariyadi menghimbau seluruh guru kelas 6 menarik bukutersebutdari peredaran dan tidak mengajarkan mata pelajaran IPS khususnya di halaman 53. Ia juga mendesak permasalahan itu segera diusut kebenarannya, terlebih buku tersebut terbitan tahun 2006.

 

Diberitakan sebelumnya dalam buku IPS kelas 6 KTSP 2006 tertulis jika Ibukota Israel adalah Yerussalem, sedangkan Ibukota Palestina yakni Yerusalem Timur. Polemik tersebut muncul seiring dengan pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengklaim Yerusalem sebagai Ibu Kota Israe. (iw/in)






Comments are Closed