​ TANGIS HARU KELUARGA EKO SUSONO

Suasana duka di kediaman Eko Suseno laki – laki (41) warga Kelurahan Bajang, Kecamtan Talun, Kabupaten Blitar. Eko Susono menjadi korban banjir di Desa Sinorboyo, Kabupaten Pacitan pada selasa (28/11/2017). Jenazah Eko baru ditemukan pada hari kamis (30/11/2017) dan langsung dibawa ke rumahnya di Kabupaten Blitar.

 

Blitar – Suasana tangis menyelimuti pemberangkatan jenazah Eko Susono. Orang tua dan ketiga adik Eko Susono tidak kuasa menahan tangis, saat melepas kepergiannya untuk selama – lamanya. Bahkan Kusnadi ayah dari Eko menangis haru saat jenazah Eko di berangkatkan ke pemakaman.

“ Saat peristiwa banjir terjadi pada selasa lalu (28/11/2017), kakaknya sejak pukul 02.00 WIB hingga pagi hari sudah mengevakuasi warga Sinorboyo “, ujar Atik adik dari korban.

 

Eko dikenal sebagai orang yang suka menolong orang lain. Saat peristiwa banjir terjadi, kakaknya ingin menolong saudara dan warga lain yang terjebak banjir, namun naas Eko Susono, ia justru menjadi korban tenggelam akibat banjir bersama dua temannya.

Atik sempat menjelaskan informasi yang berkembang, bahwa kakaknya sudah ditemukan. Akibatnya proses pencarian kakaknya sempat dihentikan karena informasi yang masih simpang siur. Eko menjadi korban banjir bersama dua temannya, yakni Tohir dan Amrin. Saat itu Tohir sempat diselamatkan petugas BPBD namun Amir dan Eko ditemukan dalam keadaan meninggal dan bergandengan tangan pada hari kamis kemarin (30/11/2017). Korban Eko bekerja membantu adiknya yang memiliki usaha mebel di Kota Pacitan. (tk/in)

 






Comments are Closed