INDAHNYA PERNIK BUNGA KERTAS

Menyambut peringatan hari lahirnya Nabi Muhammad yang sangat sakral bagi warga di pedesaan, hal tersebuut membawa berkah bagi pengrajin bunga kertas di Pasuruan yang nantinya digunakan sebagai hiasan pada ruang tamu. Dengan meningkatnya permintaan membuat pengrajin menolak pesanan, sementara keuntungan dalam minggu ini mencapai jutaan rupiah.

 

Pasuruan – Para pengrajin bunga hias yang sedang kebanjiran orderan terlihat sibuk ketika menjelang peringatan Mauli Nabi Muhmmad. Peluang tersebut dimanfaatkan oleh Abdul Hafidz (32) warga Desa Kedungrejo, Kecamatan Winongan, Pasuruan.

 

Sejak 2 minggu terakhir pesanan terus mengalir, tak heran jika banyak pesana membuat mereka rela lembur bersama 5 karyawannya. Bahkan sejumlah pesanan harus ia tolak karena sudah tak cukup waktu.

 

“ Kerajinan bunga hias maulid ini memang menjadi tradisi bagi masyarakat pasuruan, setiap tahunnya untuk membuat bunga hias ini cukup mudah, yakni butuh kesabaran dan ketekunan “, ujar Naila sekalu pekerja.

 

Dengan bermodalkan beberapa bahan – bahan seperti, kertasklobot, kertas laying – laying, bamboo, lidi, lem, para pekerja ini mulai mengerjakan sejak jam 8 pagi hingga jam 4 sore.

“ Dalam sehari 5 perempuan ini bisa membuat 40 bendel bunga hias, dalam 1 bendel dijual seharga 3.500 rupiah. Para pemesan dari para tetangga dan pasar tradisional “, ungkap Abdul.

 

Tak heran jika naiknya order menambah pendapatan berkisar antara 150 hingga 170 dalam sehari, namun dalam 2 minggu terakhir omset dari penjualan bunga hias mencapai 2.000.000 rupiah.(zu/in)






Comments are Closed