POLDA GELAR SIMULASI PENGAMANAN PILKADA SERENTAK 2018

Menjelang pelaksanaan Pilkada serentak 2018 mendatang, Polda Jawa Timur menggelar simulasi pengamanan pilkasa. Dalam simulasi ini diwarnai kerusuhan pendukung pasangan calon. Pembakaran sejumlah bangunan dan penyandraan salah seorang cagub pun diperagakan dalam adegan tersebut.

 

 

 

Surabaya – Peragaan pengamanan Pilkada Jawa timur ini diawali dengan penghadangan truk logistic KPU oleh sekelompok orang, yang ingin menggagalkan proses pemilihan Cagub- Cawagub. Namun, upaya perampasan truk logistic KPU ini berhasil digagalkan oleh aparat kepolisian yang mengawalnya.

 

Selanjutnya, massa pendukung dating bergerombol mengikuti kampanye politik yang dilakukan oleh seorang Cagub. Saat melakukan orasi politik ini tiba – tiba sejumlah orang berupaya menyerang sang cagub. Beruntung dengan sigap polisi berhasil melumpuhkannya.

 

Disusul kemudian penyerangan tempat pemungutan suara (TPS) yang dilakukan massa pendukung yang menilai ada kecurangan. Polisi yang berjaga – jaga di TPS dibantu aparat lain yang dating berhasil mengamankan kotak suara.

 

Tak hanya itu, massa pendukung cagub yang kecewa dengan proses pemilihan melakukan aksi di depan Kantor KPU Jawa Timur. Dalam aksi ini terjadi kerusuhan dan bentrokan antara massa pendukung dengan polisi. Karena situasi semakin gawat polisi menindak tegas dengan menghalau mundur namun massa tak membubarkan diri. Bahkan mereka melakukan aksi pembakaran sejumlah bangunan.

 

Polisi akhirnya dengan tegas membubarkan aksi massa ini dengan tembakan gas air mata dan menyemprotkan air dengan water canon.

“ Pihak kepolisian telah memetakan daerah – daerah rawan konflik untuk terus diwaspadai agar tidak terjadi kerusuhan. Selain itu, mendekati Pilkada nanti aparat kepolisian juga akan melakukan koordinasi dan konsolidasi termasuk simulasi dengan sejumlah stakeholder yang berkaitan untuk melakukan pengamanan Pilkada agar Jawa Timur tetap kondusif ‘, ujar Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Machfud Arifin. (kf/in)

 

 

 






Comments are Closed