RATUSAN CALON GURU PAUD & SD IKUTI PELATIHAN

 

Kediri –  Berangkat dari banyaknya kasus kekerasan terhadap anak, sebuah dialog digelar di salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Kediri dengan menghadirkan narasumber dari Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana setempat. Adapun peserta dari dialog ini adalah para calon guru yang berasal dari mahasiswa prodi pendidikan guru sekolah dasar dan pendidikan anak usia dini.

 

“ Melalui diskusi yang digelar, diharapkan menjadi bekal peserta dalam mengembangkan perilaku bijak di hadapan para siswa di sekolah. Sehingga, sudah tidak ada lagi kasus kekerasan terhadap anak seperti yang terjadi di Sumatra Utara, yakni seorang guru menganiaya siswanya hingga babak belur dan viral di media sosial “, ujar Mutakalim selaku Kepala Bidang Perlindungan Anak DP2AP2KB Kota Kediri.

 

Pada dialog ini, dinas membenarkan tentang Undang – Undang  Perlindungan Anak Nomor 35 Tahun 2014 yang mengancam para pelaku kekerasan anak dengan pidana penjara hingga 15 tahun lamanya. Pin penting lainnya adalah tentang macam – macam kekerasan terhadap anak serta hak – hak yang dimiliki oleh setiap anak.

 

“ Mahasiswa prodi pendidikan memiliki tanggung jawab besar dalam membawa perubahan dalam perlindungan anak didik. Setelah mahasiswa terjun langsung menjadi guru dituntut untuk mencarikan solusi bagi anak didik dari kejahatan anak dan melindungi mereka selaku generasi penerus bangsa “, ujar Kurnia Lailatur Rohmah salah satu mahasiswa PGSD Universitas Nusantara PGRI Kediri

 

Anak anak sering tidak menyadari bahaya yang tengah mengancam mereka, seperti kejahatan bullying atau bahkan sebuah pelecehan. Melalui dialog ini, diharapkan para calon duru telah memiliki gambaran sistem pendidikan yang tepat untuk melindungu anak didik sehingga mereka bisa menghindar dari ancaman bahaya yang datang. (nm/in)

 






Comments are Closed