TERTANGKAPNYA CALO PASPOR TANJUNG PERAK SURABAYA

 

Surabaya – Polrestabes Surabaya pada Rabu (8/11/2017) akhirnya menetapkan 2 orang tersangka dalam kasus operasi tangkap tangan di kantor imigrasi kelas 1 Tanjung Perak Surabaya beberapa waktu lalu.

 

Kedua orang tersebut adalah JPG (34) yang berstatus pegawai dilingkungan kantor imigrasi kelas 1 Tanjung Perak Surabaya serta AW (43) seorang yang bertugas memberikan jasa percepatan pembuatan paspor.

 

Petugas menetapkan JPG dan AW sebagai tersangka setelah melakukan penyidikan secara intensif terhadap 6 orang saksi serta dari gelar perkara yang dilakukan oleh penyidik. Dari hasil penyidikan ini AW terbukti memberikan uang sebesar Rp 500.000; kepada JPG.

 

“Pada saat keduanya ditangkap, kami menemukan uang sebesar Rp 500.000; di dalam map permohonan paspor yang diberikan AW kepada JPG. Uang tersebut diduga sebagai imbalan untuk mempercepat penerbitan paspor”, ujar petugas, Rabu (8/11/2017).

 

Selain uang tersebut petugas juga menemukan sejumlah uang di ruangan JPG yang totalnya mencapai Rp 14.000.000; lebih serta beberapa barang lainnya yang dijadikan barang bukti dalam operasi tangkap tangan tersebut.

 

AKBP Leonard Sinambela menambahkan “kedua tersangka saat ini ditahan di Mapolrestabes Surabaya dan akan dijerat dengan Pasal 5 dan Pasal 22 Undang – Undang No.20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang – Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara”.  (KF/IN)






Comments are Closed