Tape Art Sebagai Seni Lukis Baru

Lukisan pada umumnya menggunakan kanvas,  kertas dan pewarna berjenis cat air  serta cat minyak  sebagai hasil rasa ekspresi pelukis. Namun ditangan seorang mahasiswa di Kota Malang  Jawa Timur  sebuah lukisan unik dengan aliran baru mampu tercipta menggunakan media isolasi kertas. Sejumlah tokoh nasional mulai dari presiden republik indonesia dan pahlawan serta tokoh masyarakat lainnya berhasil ia lukis menggunakan media unik tersebut. Hingga kini  hasil karya lukisan mahasiswa ini mampu membiayai seluruh biaya kuliahnya.  Dan mendapat sambutan hangat dari para kolektor lukisan.

 

Berawal dari rumah kos sederhana yang ditempatinya di Kawasan Jalan Raya Candi  Sukun  Kota Malang  Mahasiswa Jurusan Seni Rupa  Universitas Brawijaya inilah dengan sigap dan cepat mengungting selotip atau tape art kemudian di aplikasikan pada kanvas. Erwin Saputra dalam pengaplikasian  Tape art bermula dengan belajar karikatur dan scruble paint  di bidang studi yang ia tempuh di bangku kuliah.

 

 

 

Namun pada September 2014 lalu  secara tidak sengaja Erwin menemukan aliran baru seni melukis ini.  Saat itu seniman pemula ini dan temannya mengelem sterofoam di atas meja menggunakan selotip.  Gerakan inilah yang kemudian menginspirasi jiwa seninya mencipta aliran baru melukis menggunakan isolasi kertas berwana putih tersebut.

 

Karya pertama pemuda asal jember ini  adalah  melukis karakter tokoh walikota bandung  Ridwal Kamil. Hasil karya lukisan setengah jadi sang tokoh idolanya tersebut ia unggah ke media sosial twitter. Dalam hitungan jam  kreasi Erwin mendapat tanggapan dan apresiasi positif dari para netizen.

Dalam membuat sebuah karya lukisan isolasi erwin membutuhkan waktu 2 hingga 4 jam tergantung tingkat kesulitan dari masing-masing karakter wajah sang tokoh. Peralatan yang dibutuhkan sangat sederhana  mulai dari kertas poster berwarna hitam,  isolasi kertas,  gunting, pisau, serta pensil .Tak lupa contoh foto tokoh yang hendak ia lukis untuk menyesuaikan agar terlihat sama.

 

Pertama  Erwin harus  berburu foto tokoh yang hendak ia lukis, kemudia dibuatlah sebuah sketsa kasar di atas kertas poster hitam  menggunakan pensil.  Berdasar coretan pensil inilah  erwin menempelkan setiap potongan isolasi demi mendapatkan gambaran nyata kontur wajah sang tokoh  sesuai dengan gradasi pencahayaan yang dinginkan.

Hasilnya  sejumlah karakter tokoh nasional  mulai dari Presiden Republik Indonesia Tokoh Pejuang Wanita Inspiratif RA Kartini, Walikota Bandung Ridwan Kamil, Pejuang Ham Munir, Musis Iwan Fals hingga Pembalap F-1 Indonesia  Rio Haryanto dapat ia ciptakan secara sempurna.

 

 

Hingga saat ini  lukisan karya Erwin sudah banyak diminati para penikmat seni dan kolektor seni dari Jakarta, Surabaya, Bandung Dan Kalimantan.  Untuk 1 lukisan isolasinya Erwin mematok harga minimal 500 ribu rupiah. Hasilnya  selama ini mampu membiayai seluruh kebutuhan materi kuliahnya.

Untuk kedepannya  erwin akan terus berkreasi  membuat lukisan dari selotip rencananya  di pertengahan tahun ini erwin bakal menggelar pameran tunggal lukisan isolasi di sebuah galeri seni kota batu.

 

 

KOTA MALANG-TUHU PRIONO

Editor: IMK






Comments are Closed