23 RIBU SERTIFIKAT TANAH PRONA PTSL MULAI DIBAGIKAN PADA WARGA

23 ribu Sertifikat Hak Milik (SHM) tanah yang masuk dalam Program Nasional Agraria (Prona) Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Dari Presiden Jokowi sudah dikebut oleh Kementerian Agraria Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR BPN) Kabupaten Jombang hingga akhir tahun 2017 mendatang. Pembagian dalam dua tahap tersebut akan tuntas pada akhir tahun yang akan dibagikan langsung oleh Presiden Jokowi di kota santri.

 

Disela acara sedekah Desa Sumberteguh Kecamatan Kudu Jombang Kepala ATR BPN Kabupaten Jombang ribut Hari Cahyono menyatakan pada akhir tahun ini tepatnya pada bulan desember tahun 2017 pihaknya dituntut untuk menyelesaikan 23 ribu Sertifikat Hak Milik (SHM) oleh pemerintah pusat. Dari 23 ribu Pemohon Prona Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tersebut nantinya akan terbagi menjadi dua tahap.

 

Tahapan pertama dibagikan sejumlah 13 ribu sertifikat. Sedang tahap kedua akan dibagikan sejumlah 10 ribu sertifikat pada bulan desember mendatang. Kepala ATR BPN Kabupaten Jombang juga menegaskan bahwa Prona PTSL ini bertujuan untuk mengurangi adanya sengketa tanah dan kepastian hak milik bidang tanah di indonesia khususnya di Kabupaten Jombang. Hal tersebut terlihat dari keseriusan pemerintah pusat dalam menangani soal pertanahan yang ada di Indonesia.

 

Jika dibandingkan dengan Pencapaian Prona tahun lalu sangat jauh capaiannya. Tahun lalu Kabupaten Jombang mendapatkan kuota hanya dua ribu sertifikat dan sekarang meningkat menjadi 23 ribu. Ini menunjukkan keseriusan Presiden Jokowi dalam urusan agraria dengan menginstruksikan untuk terus bekerja menuntaskan program sertifikasi massal.

 

 

JOMBANG RONY SUHARTOMO

YSN






Comments are Closed