Escavator sebagai Media Pembelajaran

Belajar memang tidak harus dengan teori, tapi juga dengan praktik. Praktik  bukan hanya menambah pemahaman siswa namun sebagai selingan agar mengusir kebosanan. Hal ini yang dilakukan para siswa SMP Swasta Sidoarjo untuk mempraktikkan ilmu yang mereka dapat. Dengan memanfaatkan karton serta suntik mainan dan selang mereka membuat eskalator sederhana. Mereka mencoba ekperimen ini sebagai penerapan pembelajaran agar mudah dimengerti oleh siswa.

Dengan menggunakan  alat sederhana , para siswa ini memulainya dengan menggambar pola di atas kertas untuk kemudian dipotong dan dibentuk menjadi sebuah escavator mini yang memiliki fungsi memindahkan barang dari satu tempat ke tempat lain.

Meski tidak menggunakan tenaga elektrik , escavator mini ini mampu bergerak hanya dengan menggunakan tekanan dari suntikan/ yang sudah disambung serta dirangkai menjadi tenaga gerak.

Praktek yang mereka lakukan berpedoman kepada materi yang mereka dapatkan di kelas. Mata pelajaran ipa dan matematika yang dikombinasikan sehingga mengubah suatu teori menjadi karya yang mudah mereka paham.

Pembuatan escavator mini ini merupakan praktek dari teori hukum pascal dimana gaya yang dihasilkan suatu benda berbanding lurus dengan tekanan. Jika tekanannya semakin tinggi maka gaya geraknya juga semakin besar seperti halnya dalam sistem kerja sebuah escavator.

Selain mebuat mini escavator para siswa juga akan mebuat roket water yang terbuat dari beberapa potongan paralon. Kemudian mereka rangkai menjadi sebuah roket water untuk mengetahui sistem kerja alat tersebut.

SIDOARJO-ROGHIB AL ANSHORI






Comments are Closed