Menkes : Penderita AIDS Di Jatim Masih Tinggi

Surabaya – Pemerintah Mengajak Seluruh Pihak Yang Ada Di Masyarakat Bersama-Sama Melakukan Upaya Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit HIV AIDS. Pasalnya, Jumlah Penderita Penyakit Mematikan Itu Masih Tergolong Tinggi Dii Indonesia. Sejak Tahun 2005 Hingga Desember 2015 Telah Dilaporkan Sebanyak 191.073 Orang Terinfeksi HIV AIDS Di Indonesia.

Hal Tersebut Diungkapkan Oleh Menteri Kesehatan Usai Menghadiri Puncak Peringatan Hari AIDS Di Grahadi, Surabaya. Menteri Kesehatan  Nila F. Moeloek Mengatakan, Salah Satu Provinsi Dengan Penemuan Kasus HIV Yang Tinggi Yakni Ada Di Jawa Timur. Jawa Timur Merupakan Salah Satu Provinsi Dengan Penemuan Kasus HIV Yang Tinggi, Bersama Dengan Provinsi DKI Jakarta, Papua, Jawa Barat Dan Jawa Tengah.

Untuk Itu, Kampanye Peduli Hiv Aids Yang Dilakukan Saat Ini Bertujuan Untuk Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat Tentang HIV AIDS, Menggerakkan Peran Serta Aktif Masyarakat Secara Luas Dalam Upaya Pencegahan Penularan HIV, Menumbuhkan Kesadaran Tentang Perlunya Tes HIV Untuk Semua Orang, Serta Menghilangkan Stigma Untuk HIV. Sementara, Jumlah Kasus AIDS Yang Dilaporkan Tertinggi Yakni

Menimpa Pada Ibu Rumah Tangga Sebanyak 10.626 Orang, Tenaga Non Profesional, Karyawan Sebanyak 9.603 Orang, Wiraswasta Sebanyak 9.439 Orang, Petani, Peternak, Nelayan Sebanyak 3.674 Orang, Buruh Kasar Sebanyak 3.191 Orang, Penjaja Seks Sebanyak 2.578 Orang, PNS Sebanyak 1.819 Orang Dan Anak Sekolah, Mahasiswa Sebanyak 1.764 Orang.

Dari Data Yang Didapat Tersebut, Maka Strategi Pencegahan Dan Pengendalian HIV AIDS Dilakukan Dengan Pendekatan Yang Berfokus Dalam Keluarga Dan Masyarakat. Ajakan Untuk Masyarakat Tersebut Dilakukan Dalam Bentuk Kegiatan Kampanye Peduli HIV AIDS Dengan Slogan Top, Temukan, Obati, Pertahankan. -Natalia






Comments are Closed